Nataru 2025, PLN UID Jatim Mengoptimalkan Layanan SPKLU Dengan Penambahan Titik Baru, Memastikan Pengguna EV Mendapatkan Pengisian Daya Cepat

Nataru 2025, PLN UID Jatim Mengoptimalkan Layanan SPKLU Dengan Penambahan Titik Baru, Memastikan Pengguna EV Mendapatkan Pengisian Daya Cepat

JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mencatat peningkatan tajam pemanfaatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode libur Natal dan Tahun Baru. Lonjakan ini terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang memilih kendaraan listrik sebagai sarana transportasi utama, baik untuk perjalanan jarak jauh maupun aktivitas di kawasan perkotaan. PLN memastikan seluruh fasilitas pengisian daya di wilayah Jawa Timur beroperasi secara optimal untuk mendukung kebutuhan pengguna kendaraan listrik selama masa liburan akhir tahun.

Kesiapan infrastruktur dan layanan menjadi fokus utama PLN dalam menghadapi tingginya permintaan pengisian daya. Selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga menyiagakan petugas serta menghadirkan layanan digital guna memberikan kenyamanan dan kepastian bagi pengguna Electric Vehicle atau EV.

Transaksi Pengisian Daya Alami Lonjakan Signifikan

Selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, jumlah transaksi pengisian kendaraan listrik di SPKLU PLN wilayah Jawa Timur tercatat mencapai 13.108 kali. Angka tersebut melonjak hingga 254,3 persen jika dibandingkan dengan periode libur Natal dan Tahun Baru pada tahun sebelumnya. Bahkan, bila disejajarkan dengan kondisi hari operasional normal, jumlah transaksi meningkat hampir dua kali lipat.

Lonjakan transaksi ini mencerminkan perubahan perilaku masyarakat yang semakin percaya menggunakan kendaraan listrik untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Keberadaan SPKLU yang mudah diakses di berbagai titik strategis memberikan rasa aman bagi pengguna, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh selama momen libur panjang.

Ratusan SPKLU Disiagakan di Titik Strategis

Untuk memastikan kelancaran layanan pengisian daya, PLN mengoperasikan sebanyak 288 unit SPKLU yang tersebar di 152 lokasi di seluruh Jawa Timur. Titik-titik tersebut mencakup jalur utama mudik, rest area jalan tol, kawasan pusat kota, destinasi wisata, hingga pusat perbelanjaan. Penyebaran ini dirancang agar pengguna kendaraan listrik tidak mengalami kesulitan dalam menemukan fasilitas pengisian daya di sepanjang perjalanan.

Seluruh SPKLU tersebut dijaga oleh personel siaga yang bertugas selama 24 jam penuh. Kehadiran petugas ini bertujuan untuk memastikan setiap unit SPKLU berfungsi dengan baik serta memberikan bantuan teknis jika diperlukan. Dengan sistem pengawasan dan pelayanan yang berkelanjutan, PLN berupaya menjaga kenyamanan pengguna meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan listrik selama liburan.

Konsumsi Energi SPKLU Ikut Meningkat

Meningkatnya transaksi pengisian daya berdampak langsung pada konsumsi energi listrik di SPKLU PLN Jawa Timur. Selama periode libur Natal dan Tahun Baru, total konsumsi listrik tercatat mencapai 322.555 kWh. Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan hari-hari biasa dan menjadi indikator meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di tengah masyarakat.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyampaikan bahwa peningkatan konsumsi energi tersebut menandakan kesiapan sistem kelistrikan PLN dalam mendukung kebutuhan pengguna EV. Menurutnya, stabilitas pasokan listrik menjadi faktor penting agar masyarakat semakin yakin beralih ke kendaraan listrik, khususnya pada periode dengan tingkat mobilitas tinggi seperti akhir tahun.

Penguatan Infrastruktur dan Layanan Tambahan

Untuk mengantisipasi lonjakan pengguna, PLN terus memperkuat infrastruktur pendukung kendaraan listrik di Jawa Timur. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengoperasian SPKLU Center di Surabaya sebagai pusat layanan pengisian daya terintegrasi. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna EV, terutama di kawasan dengan kepadatan aktivitas tinggi.

Selain itu, PLN juga menyiagakan dua unit SPKLU Mobile dan tiga unit SPKLU Emergency. Fasilitas ini berfungsi sebagai solusi tambahan apabila terjadi kepadatan di titik tertentu atau kondisi darurat di lapangan. Kehadiran SPKLU Mobile dan Emergency memberikan fleksibilitas layanan pengisian daya tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas kendaraan listrik selama periode liburan.

Inovasi Digital Dukung Kenyamanan Pengguna EV

PLN turut mengoptimalkan layanan berbasis digital melalui aplikasi PLN Mobile guna meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik. Aplikasi ini dilengkapi fitur AntreEV yang memungkinkan pengguna melakukan antrean pengisian daya secara digital. Dengan sistem ini, pengguna dapat mengetahui jadwal giliran pengisian tanpa harus menunggu lama di lokasi SPKLU.

Selain AntreEV, fitur Trip Planner pada PLN Mobile membantu pengguna merencanakan perjalanan dengan lebih terstruktur. Pengguna dapat menentukan titik awal dan tujuan perjalanan, kemudian sistem akan secara otomatis merekomendasikan lokasi SPKLU yang tersedia di sepanjang rute. Fitur ini memberikan kemudahan dalam mengatur strategi pengisian daya, terutama di tengah tingginya aktivitas perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index