PLN UID Jatim Menyediakan 288 Titik SPKLU Selama Nataru, Memfasilitasi Pemudik Kendaraan Listrik Mengisi Daya Tanpa Gangguan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:21:24 WIB

JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mencatat peningkatan signifikan aktivitas pengisian kendaraan listrik selama periode libur Natal dan Tahun Baru. Lonjakan ini terjadi seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh, baik untuk mudik maupun kegiatan wisata di berbagai wilayah Jawa Timur.

Peningkatan penggunaan kendaraan listrik pada momen liburan ini menunjukkan bahwa infrastruktur pengisian daya semakin dipercaya oleh masyarakat. Ketersediaan SPKLU yang merata serta dukungan layanan yang optimal menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan perjalanan pengguna kendaraan listrik selama periode Nataru.

Peningkatan Aktivitas Pengisian Daya Kendaraan Listrik

Selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, PLN UID Jawa Timur mencatat total 13.108 transaksi pengisian daya di SPKLU. Angka tersebut mengalami kenaikan signifikan sebesar 254,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Lonjakan transaksi ini tidak hanya terjadi di wilayah perkotaan, tetapi juga di daerah-daerah yang lebih jauh, di mana kendaraan listrik semakin banyak digunakan untuk perjalanan mudik dan liburan. Transaksi pengisian daya ini menunjukkan bahwa semakin banyak pengguna kendaraan listrik yang mempercayakan perjalanan jarak jauh mereka pada infrastruktur yang disediakan oleh PLN.

Jaringan SPKLU yang Merata di Wilayah Jawa Timur

Untuk memastikan kenyamanan perjalanan pengendara kendaraan listrik, PLN UID Jawa Timur telah mengoperasikan 288 unit SPKLU yang tersebar di 152 titik strategis di seluruh wilayah Jawa Timur. Lokasi SPKLU ini dipilih dengan cermat, mencakup jalur utama mudik, kawasan perkotaan, rest area jalan tol, hingga pusat perbelanjaan dan lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat.

Dengan pengoperasian SPKLU di titik-titik strategis tersebut, PLN memastikan bahwa pengguna kendaraan listrik dapat dengan mudah mengakses layanan pengisian daya, sehingga perjalanan mereka tetap lancar dan nyaman tanpa khawatir kehabisan daya.

Kenaikan Konsumsi Listrik SPKLU

Kenaikan jumlah transaksi pengisian daya berimbas pada peningkatan konsumsi listrik. Selama periode libur Natal dan Tahun Baru, konsumsi listrik di SPKLU PLN Jawa Timur tercatat mencapai 322.555 kWh. Ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang memilih kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi, khususnya untuk perjalanan jarak jauh.

Menurut General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, kenaikan konsumsi listrik ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik dan kesiapan PLN dalam menyediakan infrastruktur pengisian yang memadai. PLN terus berupaya menjaga kestabilan pasokan listrik untuk mendukung kebutuhan ini, baik pada masa liburan maupun di hari-hari biasa.

Penambahan Infrastruktur untuk Mendukung Mobilitas EV

PLN terus memperkuat infrastruktur pengisian kendaraan listrik guna mendukung peningkatan pengguna kendaraan listrik. Salah satu langkah nyata adalah pengoperasian SPKLU Center di Surabaya, yang dilengkapi dengan kapasitas pengisian daya lebih besar dan lebih efisien.

Selain itu, PLN juga menyiapkan layanan darurat dengan dua unit SPKLU Mobile dan tiga unit SPKLU Emergency yang dapat dipindahkan ke titik-titik dengan permintaan pengisian daya yang lebih tinggi. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada pengguna kendaraan listrik yang kesulitan mendapatkan pengisian daya, terutama selama momen-momen puncak liburan.

Fitur Digital untuk Kenyamanan Pengguna EV

Selain infrastruktur fisik, PLN juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Salah satu fitur yang sangat membantu pengguna kendaraan listrik adalah AntreEV, sebuah sistem antrean digital yang memungkinkan pengguna mendapatkan giliran pengisian daya tanpa harus menunggu langsung di area SPKLU.

Fitur lain yang tak kalah penting adalah Trip Planner, yang memungkinkan pengguna untuk merencanakan perjalanan dengan lebih efisien. Pengguna cukup memasukkan titik keberangkatan dan tujuan perjalanan, dan aplikasi akan secara otomatis memberikan rekomendasi lokasi SPKLU yang akan dilalui sepanjang rute perjalanan. Fitur ini memudahkan pengguna kendaraan listrik untuk merencanakan perjalanan lebih baik, terutama saat arus lalu lintas padat selama liburan.

Terkini